PERANAN AIR TRAFFIC CONTROL UNTUK KESELAMATAN PENERBANGAN DI INDONESIA

Primadi Candra Susanto, Prasadja Ricardianto, Hartono Hartono, Ryan Firdiiansyah

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Air Traffic Control Untuk Keselamatan Penerbangan di Indonesia, Penerbangan merupakan sarana transportasi yang sudah dalam kondisi tidak aman (unsafe condition). Keselamatan merupakan hal yang harus diutamakan dalam dunia penerbangan. Untuk menciptakan keselamatan penerbangan, maka dibentuklah pelayanan pemandu lalu lintas udara yang disebut dengan Air Traffic Controller dan dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang memiliki tuntutan kerja tinggi dan merupakan salah satu profesi yang memiliki tingkat stres tinggi dikarenakan beban tanggung jawab pekerjaan Air Traffic Controller sangat berat. Stress merupakan efek dari beban kerja yang tinggi. Stress akan meningkat jika terjadi sesuatu hal seperti cuaca yang buruk untuk penerbangan dan peralatan navigasi dan komunikasi yang tidak berfungsi dengan baik, sistem rotasi shift yang tidak sesuai atau tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pekerjaan Air Traffic Controller membutuhkan aktivitas mental (dimensi Mental Demand) yang tinggi seperti berpikir, memutuskan, menghitung, mengingat, dan melihat atau memantau dalam melakukan pekerjaannya. Metode penelitian ini merupakan studi literatur dengan membandingkan beberapa teori yang ada, penelitian sebelumnya dan wawancara dengan beberapa narasumber. Hasil temuan ada persoalan teknis pada SDM Air Traffic Controller, Solusi untuk mengurangi tingkat beban kerja mental yang tinggi ialah dengan mempercanggih sistem peralatan radar, pengaturan shift kerja, dan perbaikan kebiasaan individual operator Air Traffic Controller ketika bekerja. Dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa Seorang Air Traffic Controller idealnya harus memiliki stres kerja yang rendah. Resiko pekerjaan yang tinggi dan melibatkan nyawa orang banyak menjadi beban dan tanggung jawab tersendiri bagi seorang Air Traffic Controller.

Full Text:

PDF

References


Adler, N., Hanany, E., & Proost, S. (2014). Managing European air traffic control provision. In Managing European air traffic control provision. Fourth SESAR Innovation Days, 25th–27th November. Budiman, J., Pujangkoro, S., & Anizar. (2013). Analisis Beban Kerja Operator Air Traffic Control Bandara Xyz Dengan Menggunakan Metode Nasa-Tlx. Jurnal Teknik Industri USU. Button, K., & Neiva, R. (2014). Economic efficiency of European air traffic control systems. Journal of Transport Economics and Policy (JTEP). Journal of Transport Economics and Policy (JTEP), 48(1), 6580. Fathimahhayati, L. D. (2018). Analisis Beban Kerja Mental Pada Operator Air Traffic Controller (ATC) Dengan Metode Subjektif dan Objektif (Studi Kasus: Airnav Bandar Udara XYZ). Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 10 (1), 69-76. Li, R., Zhou, Z., Cheng, Y., & Wang, J. (2017). Failure Effects Evaluation for ATC Automation System. Applied

Computational Intelligence and Soft Computing. Monechi, B., Servedio, V. D., & Loreto, V. (2015). Congestion transition in air traffic networks. PloS One, 10(5), e0125546. Mosier, K. L., Rettenmaier, P., McDearmid, M., Wilson, J., Mak, S., Raj, L., & Orasanu, J. (2013). Pilot–ATC communication conflicts: Implications for NextGen. The International Journal of Aviation Psychology. The International Journal of Aviation Psychology, 23(3), 213-226. Pariyan, V., Gunawan, I., & Fahriani, F. (2018). Analisis ulang struktur bangunan Air Traffic Control (ATC) di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil), 6, 113–125. Petersen, R. (2018). Capacity Constraints for Air Traffic Flow Development. Linköping University. Linköping University, The Institute of Technology. Poole Jr, R. W. (2013). Organization and innovation in air traffic control. Prasetyo, A. D., & Budiawan, W. (2019). Studi Stres Kerja Operator Air Traffic Control (ATC) Pada Bandara Ahmad Yani Semarang. Industrial Engineering Online Journal, 7(4). Ricardianto, R. P., & An, C. (2015). Menara Air Traffic Control (ATC) Terbaik Pada Bandar Udaa Di Kawasan Eropa - Afrika. Manajemen Bisnis Transportasi Dan Logistik, 2(1), 23–43. Spinardi, G. (2015). Up in the air: barriers to greener air traffic control and infrastructure lock-in in a complex socio-technical system. Energy Research & Social Science, 6, 41-49. Susanti, S. (2013). Analisis Kebutuhan Personel Air Traffic Controller (ATC) Di Pusat Pengendalian Lalu Lintas Penerbangan Makassar. Warta Penelitian Perhubungan, 25(2), 119-128. Susanti, S. (2017). Faktor Penyebab Kelelahan dan Stres Kerja Terhadap Personel Air Traffic Controller (ATC) di Bandar Udara “X”. Warta Ardhia, 42(3), 139-148. Susetyadi, A., & Nurhayati, Y. (2012). Kebutuhan Personel Air Traffic Controller (ATC) Di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Warta Penelitian Perhubungan, 24(5), 474-485.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kedirgantaraan



 

SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN AVIASI
Mabes TNI AU - Wisma Aldiron Dirgantara Lt.2
Jl. Gatot Subroto No.72
Jakarta Selatan DKI Jakarta
12780 Indonesia
Phone : 021 7991923 / 7991886
Fax : 021 7991923